Sabtu, 25 April 2015

WAWASAN NUSANTARA

Pengertian Wawasan Nusantara
Pengertian Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional
Menurut Prof. Dr. Wan Usman bahwa pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai Negara kepuluan dengan semua aspek kehidupan yang bervariasi.
Pengertian wawasan nusantara berdasarkan Kel. Kerja Lembaga Pertahanan Nasional tahun 1999, bahwa wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang bervariasi dan memiliki nilai bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk memperoleh tujuan nasional.
Berdasarkan TAP MPR tahun 1993 dan tahun 1998 tentang Garis Besar Haluan Negara, pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesai terhadap diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam pelaksanaan penyelenggaraan kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara untuk menggapai tujuan nasional.
Pengertian wawasan nusantara

provinsi di Indonesia (Bali)

ROFIL DAERAH BALI
 
Logo Daerah BaliProvinsi Bali secara geografis terletak pada 114o 25 53 - 115o 42 40 Bujur Timur dan 8o 03 40 - 8o 50 48 Lintang Selatan, adapun dengan batas wilayahnya :

- Sebelah Barat berbatasan dengan Selat Bali,
- Sebelah Timur dengan Selat Lombok,
- Sebelah Utara dengan Laut Bali dan
- Sebelah Selatan dengan Samudera Indonesia 

Wilayah Provinsi Bali terbagi menjadi wilayah daratan dan wilayah laut dengan total luas wilayah mencapai 5.636,66 Km2 atau sebesar 0,29% dari luas kepulauan Indonesia.

Wilayah Provinsi Bali yang beribukota di Kota Denpasar terbagi dalam 8 (delapan) kabupaten dan 1 (satu) kota, yakni Kabupaten Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Buleleng, Karangasem dan Kota Denpasar. Kabupaten Buleleng merupakan wilayah dengan luas terbesar yaitu 1.365,88 Km2 (24,23%), sementara Kota Denpasar merupakan wilayah dengan luas terkecil yaitu 127,78 Km2.

Wilayah Bali secara umum beriklim laut tropis. Sepanjang Tahun 2012, suhu/temperatur udara tertinggi di wilayah Bali terjadi di Kabupaten Buleleng mencapai 27,5oC denga kelembaban Udara 75%, sebaliknya suhu terendah terjadi di Kabupaten Tabanan yang mencapai 19,7oC dengan tingkat kelembaban udara cukup tinggi sebesar 93%. Kabupaten Tabanan memiliki curah hujan tertinggi yang mencapai 4.857,5 mm. Sebaliknya, curah hujan terendah terjadi di Kabupaten Buleleng yang mencapai 1.182,0 mm.

Struktur ekonomi Provinsi Bali pada tahun 2012 didominasi sektor Perdagangan (32,24%), Pertanian (18,51%) dan jasa (14,40%). Pada sektor perkebunan kontribusi sub sektor perkebunan kelapa menjadi yang terbesar. Untuk sektor pengolahan, Sektor perdagangan kontribusi sub sektor perdagangan besar dan eceran mempunyai andil terbesar, diikuti oleh restoran dan hotel.

Komoditi unggulan Provinsi Bali yaitu sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan jasa . Sektor pertanian komoditi unggulannya adalah jagung, kedelai, kentang, pisang, ubi jalar, dan ubi kayu, perkebunan komoditi unggulannya adalah kakao, karet, kopi, kelapa, cengkeh, jambu mete, jarak, kapuk, lada, tembakau, dan vanili. Sektor perikanan komoditi yang diunggulkan berupa Perikanan Tangkap, Budidaya Jaring Apung, Budidaya Keramba, Budidaya Kolam, Budidaya Laut, Budidaya Saluran Irigasi, Budidaya Sawah, dan Budidaya Tambak.Sektor perikanan komoditi yang diunggulkan berupa sapi, babi, kambing, kerbau, kuda dan domba. Sedangkan sub sektor jasa komoditi unggulannya adalah wisata alam dan wisata budaya.

Sebagai penunjang kegiatan perekonomian, di provinsi ini tersedia satu bandar udara, yaitu Bandara Ngurah Rai yang terletak di Kota Denpasar. Di Provinsi ini juga terdapat tiga jalan, Yaitu jalan Negara, jalan Provinsi dan jalan Kabupaten/Kota. Panjang Jalan Negara adalah 535,23 km, panjang jalan Provinsi adalah 860,53 km, sedangkan panjang jalan Kabupaten/Kota adalah 6.170,23. Untuk transportasi laut tersedia sepuluh pelabuhan, antara lain Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Buleleng pesisir utara Kota Singaraja, Pelabuhan Celukan Bawang, Pelabuhan Kesumba, Pelabuhan Khusus Gilimanuk, Pelabuhan Khusus Padangbai, Pelabuhan Lembangon, Pelabuhan Nusa Peninda, Pelabuhan Padang Bai, Pelabuhan Sanur. Untuk industri tersedia satu kawasan industri, yaitu Kawasan Industri Celukan Bawang yang didukung juga oleh fasilitas listrik dan telekomunikasi.