Selasa, 20 Mei 2014

frances dan nasionalisme

frences sekarang sudah berada dimana mana, semakin bnyak. itulah cara mereka menghancurkan kebudayaan indonesia. Semua serba instan, secara tidak langsung itu juga dapat mmbunuh rakyat indonesia, karena banyak sekali pengawwet yang berada di makanan frences. Tetapi entah kenapa orang orang indonesia lebih memilih makan frences daripada makan sayuranasli yang enak dan segar. Itu dapat menurunkan tingkat kecerdasa, kelemahan otak, lalu membuat orang indonesia jadi slalu kepengen instan.

masalah pedofilia

Kasus-kasus di atas memberikan gambaran bahwa pedofilia, kejahatan seksual terhadap bocah di bawah umur marak terjadi di Indonesia. Kasus penyimpangan seksual tersebut ibarat gunung es, sedikit yang berhasil terungkap namun kasus yang belum diketahui masih lebih banyak lagi. Sebagian besar korban (beserta orangtua masing-masing) enggan melaporkan kejahatan yang mereka alami karena malu. Bahkan banyak korban yang tidak bisa lagi melaporkan kejahatan tersebut karena telah dibunuh.
Komnas Perlindungan Anak melaporkan bahwa 60 persen kasus kejahatan terhadap bocah di bawah umur yang mereka tangani menyangkut masalah pedofilia. Dan sebagian besar korbannya adalah para pekerja anak.
Fenomena ini sungguh memprihatinkan karena jumlah bocah Indonesia yang terpaksa harus mencari nafkah sangat besar. Penelitian yang dilakukan atas kerjasama Biro Pusat Statistik (BPS) dan Organisasi Buruh Internasional (ILO) pada tahun 2009 menyebutkan bahwa ada 1,7 juta pekerja anak di negeri ini. (Kapanlagi.com, 11/2/2010).

masalah ini apabila di biarkan maka nasib anak indonesia akan hancur, semua akan terkena virus kejiwaan
sebagai orang tua memang harus dan wajib terus memantau anak dalam gerak anak. Jangan sampai anak anak kita menjadi korban, hal ini sebaik nya orang orang yg adankejiwaan pedofilia harus di rehabilitas. akan sayang sekali apabila di biarkan saja. Aanak indonesia akan tumbuh, tetpai apabila tumbuh dalam keadaan seperti itu, bangsa kita akan hancur secepat mungkin.

lokalisasi

Sejarah Lokalisasi Kramat Tunggak dimulai dengan peresmian Lokasi Rehabilitasi Sosial (Lokres) Kramat Tunggak oleh Ali Sadikin. Nama Kramat Tunggak berasal dari nama tempatnya, Kramat Jaya, sementara Tunggak berarti pohon yang dipotong untuk dijadikan tambatan nelayan. Panti ini dibangun untuk menyadarkan dan membina para penjaja seks di Jakarta, yang kebanyakan digiring dari Pasar Senen, Kramat, dan Pejompongan. [1]
Lokasi Rehabilitasi Sosial Kramat Tunggak ini terletak di jalan Kramat Jaya RW 019, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Kotamadya Jakarta Utara. Areal tersebut tepatnya menempati lahan seluas 109.435 m2 yang terdiri dari sembilan Rukun Tetangga.[2]
Namun kenyataannya mucikari justru memanfaatkan berkumpulnya para pekerja seks untuk membujuk mereka kembali kepada profesi semula dan berdirilah berbagai rumah remang-remang di seberang panti. Dan tempat tersebut akhirnya terkenal menjadi tempat pelacuran. Akhirnya tempat tersebut ditetapkan sebagai lokalisasi melalui SK Gubernur DKI Jakarta No. Ca.7/I/13/1970 tanggal 27 April 1970, tentang Pelaksanaan Usaha Lokalisasi/Relokasi Wanita Tuna Susila serta Pembidangan dan Tanggung Jawab, yang ditandatangani oleh Ali Sadikin. Sehingga tempat ini menjadi lokalisasi tempat prostitusi yang sebelumnya tersebar di beberapa tempat, seperti Bina Ria dan Volker, yaitu deretan rel kereta api di kawasan Ancol, Jakarta Utara. [2]
Pada awal pembukaan, hanya terdapat 300 orang PSK dan 76 mucikari. Namun selanjutnya berkembang hingga pada tahun 1980-1990, jumlah WTS telah mencapai lebih dari 2.000 orang di bawah kontrol sekira 258 mucikari. Tempat ini juga menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 700 pembantu pengasuh, sekira 800 pedagang asongan, dan 155 tukang ojek. Belum lagi tukang cuci dan pemilik warung-warung makanan yang bertebaran di sekitarnya. Lahan lokalisasi juga terus berkembang hingga 12 hektare dan dikenal sebagai lokalisasi terbesar di Asia Tenggara.[1]

andai saya jadi caleg

seandainya saya jadi caleg
saya akan menjadikan indonesia ini bersih dari koruptor, denan bersih nha koruptor, sya yakin secara perlahan rakyat indonesia kan makmur, semua pelayanan dapat terpenuhi, lapangan pekerjaan

saya akan buat suatu lapnan kerja, panti asuhan, dan sekolah sekolah untuk rakyat indonesia

Lirik Lagu Bendera – Cokelat

Biar saja ku tak sehebat matahari 
Tapi s’lalu ku coba tuk menghangatkanmu 
Biar saja ku tak setegar batu karang 
Tapi s’lalu ku coba tuk melindungimu
Biar saja ku tak seharum bunga mawar 
Tapi s’lalu ku coba tuk mengharumkanmu 
Biar saja ku tak seelok langit sore 
Tapi s’lalu ku coba tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa 
Kupertahankan kau demi tumpah darah 
Semua pahlawan-pahlawanku
Merah putih teruslah kau berkibar 
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini 
Merah putih teruslah kau berkibar 
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini 
Merah putih teruslah kau berkibar 
Ku kan selalu menjagamu

arti dari lagu iniadalah 
bahwasanya indonesia harus terus berjuang melawan penjajah, penjajah kii menyerang harta secara perlahan, jadi indonesia harus lebih pintar menanggapi maslah ini. terus berjuang